Beberapa waktu yang lalu, saya seperti biasa mampir ke web NulisBuku untuk melihat buku-buku baru apa yang menarik. Lalu perhatian saya tertuju pada satu novel dengan judul "WINNING FANO'S FEELING". Saya pun membaca sinopsisnya karena penasaran.
"Demi balas budi Rema bersedia membantu sang sahabat, Airin, yang tengah terlibat dalam taruhan untuk mendapatkan seorang cowok. Rema kemudian gabung ke ekskul sepakbola sekolah sebagai manajer klub karena sang target taruhan yakni Di Stefano, murid baru blesteran Indo-Argentina, tergabung dalam tim sepakbola sekolah sebagai pemain inti. Begitu masuk ke klub tersebut, alih-alih berusaha mencari informasi tentang si target sebanyak mungkin dan berusaha mendekatinya, Rema justru malah terpacu untuk membenahi kondisi tim bola yang sedang krisis. Tumbuh tekad yang kuat dalam diri Rema untuk mengangkat tim demi mencapai target lolos semifinal kejurnas sepakbola antar-smu. Berhasilkah Rema bersama timnya mencapai impian mereka? Dilain itu, kehidupan Rema juga akan diwarnai kisah cinta segitga antara dirinya, sang target, dan kapten tim 'Bima' yang diam-diam telah lama Rema sukai"
Okay, personally i love football. and also the 'football' guys.
Meskipun saya bukan lagi penggemar teenlit, saya tetap tertarik untuk membacanya. Ya karena aspek football itu sendiri.Berapa banyak sih novel yang mengambil latar belakang sepakbola? jarang kan? Dan plus lagi, saya penasaran tentang kisah pria bernama Fano itu. Seorang blasteran Indo-Argentina yang dijadikan target taruhan.
Belum sempat beli, tiba-tiba sang pengarangnya berbaik hati mau membagikan bukunya secara gratis. Saya pasti dong maju pantang mundur buat dapetin buku itu. Dan ternyata keberuntungan sedang ada di pihak saya, i got the book for free!
Begitu buku ini sampai di tangan saya, dengan senang riang saya langsung membacanya. Saya penasaran tentang si Fano, Rema, dan lainnya. Sungguh deh.
Ternyata begitu sekali saya membaca bab pertama, saya ga bisa berhenti baca. Serius. 'WINNING FANO'S FEELING' benar-benar membuat saya ingin terus terus tahu kelanjutan ceritanya. Dan buku ini benar-benar beda sama teenlit-teenlit yang pernah saya baca, karena awalnya saya pikir ceritanya cuma sekedar cerita. Haha-hihi saja. Ternyata GA SAMA SEKALI.
Banyak banget pesan moral yang diselipin di bagian-bagian alur cerita. Tentang semangat pantang menyerah, tentang persahabatan, tentang kejujuran. Misalnya seperti quote ini:
"It's not failure that embarassing, what's embarassing is not making the challenge"
Bagi yang suka sama cowo ganteng nan misterius, siap-siap senyum-senyum sendiri sepanjang baca buku ini (ga terkecuali saya. sampai disangka gila sama temen-temen yang ada di dekat saya karena keseringan terpekik sendiri sepanjang baca buku ini). Yang suka adegan romantis, banyak banget santapan lezat buat kalian. Favorit saya adalah adegan ini:
"Eh, Fan!", panggil Rema dengan cepat. "Kalau jawabannya gue kasih besok, lo mau dengar ga?"
Fano terperangah. "Yang benar, Re?", tanyanya masih tak percaya.
Rema mengangguk malu. "Mungkin kalau besok lo cetak gol dan bawa tim kita ke perempat final, gue akan sangat mempertimbangkan.", candanya.
Fano terkekeh lucu. Hatinya terasa begitu bahagia. "Oke gue pegang janji lo. Lihat besok pasti gue akan bawa tim kita menang.", yakinnya tanpa keraguan seperti biasa, Fano memang tipe orang yang penuh percaya diri. Sifat yang tidak Rema miliki.
"Ok! gue akan lihat baik-baik.", sahut Rema balas menantang. Keduanya serentak tertawa, lalu saling bertatapan penuh arti dari kejauhan. Waktu terasa berhenti saat itu.
Saat baca adegan di atas, saya tiba-tiba pengin banget jadi Rema. What a lucky girl!!!
Saya jadi pengin SMA lagi, biar bisa ngerasain taksir-taksiran semacam kisah REMA-BIMA-FANO lagi. Cinta segitiga yang manis kaya gulali, bukan ribet kaya lintasan balap mobil. Cinta yang ga kenal logika-logika ribet buat jadi fondasinya.
"WINNING FANO'S FEELING" IS A MUST READ!!! Terutama bagi kita yang kangen sama cerita cinta manis dan ga ribet.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar